7 Cara Menghindari Manipulasi dalam Jual Beli Online
Pada saat ini, Indonesia telah mengalami
perubahan jaman yang disebut era digital atau media baru dengan jaringan
internet, khususnya teknologi komputer dan smartphone. Perkembangan ini menyebabkan
perubahan yang sangat drastis dalam media penyampaian informasi serta
komunikasi. Kecepatan komunikasi yang terjadi, menyebabkan pola kegiatan
manusia menjadi berbeda. Salah satunya sistem jual beli, yang saat ini marak
terjadi adalah jual beli online.
Perlu diketahui bahwa media
online sendiri juga syarat akan unsur manipulasi, dikarenakan mudahnya
penyebaran berita juga kecepatan penyebarannya. Maka dalam hal ini sebagai
konsumen di era digital dituntut untuk lebih cerdas dalam memilih barang-barang
yang dijual secara online. Tidak hanya melihat rupa pada gambar dan harga yang
terjangkau, namun juga beberapa hal yang patut di perhatikan seperti dibawah ini:
- Belilah barang yang anda butuhkan, bukan yang anda inginkan. Seperti contohnya, anda memerlukan buku A namun dalam satu toko buku online terdapat novel baru yang tidak anda butuhkan, namun anda inginkan. Maka sebaiknya dahulukan kebutuhan anda daripada keinginan anda.
- Pastikan membeli barang pada laman atau toko online yang terpercaya, yang dapat diketahui dari review atau dengan banyaknya pembeli dan komentar pada laman online tersebut. Jika terdapat satu saja komentar ketidakpuasan, maka ada baiknya anda menghindari membeli barang di toko online tersebut. Meski dalam hal ini ada juga komentar yang dapat dimanipulasi oleh penjual, maka dari itu komentar yang terlalu berlebihan juga dapat dicurigai.
- Pastikan pula, gambar yang dijadikan contoh adalah gambar yang terlihat asli bukan editan atau malah animasi. Cek juga apa gambar yang dipasang adalah gambar milik orang lain, ada baiknya anda memastikan untuk meminta gambar terbaru mengenai barang yang ingin anda beli. Bila penjual berkelit atau menolak maka anda sebaiknya menghindari membeli barang di toko online tersebut.
- Jika ada testimoni, maka hal tersebut dapat menjadi dasar kepercayaan dalam membeli barang di laman online tersebut. Testimoni disini adalah percakapan antar penjual dan pembeli lain yang diposting oleh penjual untuk memperkuat kepercayaan pembeli untuk membeli barangnya. Meski memang dapat dimanipulasi, namun testimoni dapat dipastikan benar kalau memang pembeli yang bercakap dengan penjual mengomentari postingan penjual, jika tidak ada bukan berarti testimoni tersebut palsu.
- Jangan terkecoh dengan harga yang miring, dalam hal ini harga yang dipasang jauh lebih murah dibandingkan di toko online lain atau di toko lainnya. Hal tersebut bisa menjadi kecurigaan mengenai kualitas barang yang dijual.
- Kemudian teliti sebelum membeli. Caranya dengan berkomunikasi dengan si penjual. Tanyakan mengenai garansi serta tanggal kadaluarsa, serta apakah barang tersebut sesuai spesifikasi yang diterangkan dalam laman. Bila perlu buat perjanjian secara tertulis lewat chat tersebut. Apabila barang tidak sesuai spesifikasi atau cacat, bisa dikembalikan dengan bukti dan pada kurun waktu yang ditentukan.
- Terakhir mengenai pengiriman, tanyakan pula kapan barang yang dibeli sampai. Bila tidak ada kepastian maka bisa jadi si penjual mengingkari transaksi dan dapat disebut wanprestasi serta bisa dituntut dalam pengembalian uang pembelian.
Demikian beberapa saran mengenai
bagaimana menjadi konsumen cerdas diera digital. Lebih baik jika anda memperhatikan
juga pengalaman dari orang lain. Seperti teman anda membeli sepatu di
toko online A dan ternyata mengecewakan, serta pengalaman dari orang lain
disekitar anda.
Untuk merayakan Hari Konsumen Nasional anda bisa mengikut beberapa kompetisi disini http://www.harkonas.id/


Comments
Post a Comment